Dunia Kita

b259a3f04ba66fe77fbc06102321bae3

Kita terperangkap dalam dunia kaca penuh warna

Tidak berbatas, tetapi begitu memenjara

Kita saling menatap dan tertawa

Merengkuh keberadaan, memeluk lewat keterbatasan, tetapi bukan dengan fisik kita, hanya jari jemari yang berdansa semacam orang gila

.

Kita mungkin saja duduk di meja yang sama, tetapi bukan interaksi yang mengikat kita

Melainkan kotak-kotak di layar kaca yang membuat ratusan kata terucap tanpa perlu bersuara

Yang membuat teriakan dan umpatan bagai bisikan namun begitu menyakitkan walau tidak sekali pun kita pernah mendengar

Kita tenggelam, kita terlenakan

Ribuan kilometer bagai kedipan mata, sementara apa yang ada di depan kita menjadi kabur, tak lebih dari sekedar bayang saja

.

Mereka bilang, kau di sana, aku di sini

Aku memandangmu, kau memandang mereka yang tersebar di sisi-sisi lain negeri

.

Mereka bilang, kita ada di dunia yang sama, tetapi begitu berbeda

Duniaku dan duniamu

Dunia nyata dan dunia maya

Aku yang terabai, kau yang melanglang buana

Sepagut erat genggam di tangan, sepasang manik kelam yang menatap sendu dari ia yang pernah melahirkan, “Sayang, tak bisakah kau lihat kami sekali saja?”

~021016

Advertisements

4 thoughts on “Dunia Kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s